Breaking News

JIS Punya 147 Pintu, 80 Ribu Penonton Bisa Keluar Stadion dalam 8 Menit

 YOGYAKARTA– Mantan Direksi Jakarta Propertindo (JakPro) M Taufiqurrachman, S.E., Akt., M.Sc mengatakan, pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) sudah standar FIFA. Salah satunya dari jumlah pintu di JIS yang berjumlah 147 pintu.

Dia mengatakan, JIS ini dirancang oleh ahli yang mengerti tentang stadion standar FIFA. “JIS itu pintunya banyak, ada 147 pintu. Jika 80 ribu selesai nonton, semuanya bisa keluar dalam waktu 8 menit. Aman, tidak terinjak-injak,” katanya dalam workshop Relawan Anies bertema JIS sebagai Legacy Anies Baswedan di Mata Masyarakat yang digelar oleh Relawan Anies Alumni Gadjah Mada (Relagama) pada Jumat, 14 Juli 2023 malam.

Alumni UGM Yogyakarta ini mengungkapkan, JIS dibangun dari desain Buro Happold, seorang konsultan internasional asal Inggris yang menggambar pembangunan JIS dengan panduan standar FIFA. Pelaksanaan pembangunan diawasi konsultasi manajemen yang mengawasi syarat dan spesisifikasinya.

Menurut dia, salah satu yang menjadi kebanggaan JIS adalah ada sofware BIM atau Building Information Modelling. Seluruh kontraktor membuat gambar yang digabungkan menjadi tujuh dimensi.

Semua sisi kelihatan. “Bisa kelihatan, alurnya tangga, pipa listrik, pipa air sehingga jangan sampai tabrakan antara dak beton dengan pipa listrik atau air. Artinya sangat teliti dengan menggunakan teknologi tertinggi,” jelasnya.

Taufiq mengatakan, hal lain yang menarik dari pembangunan JIS yakni tidak ada penyimpangan. “JIS biayanya cukup besar, sekitar Rp4,2 triliun. Itu sudah diaudit oleh BPK dan baik-baik saja, tidak ada penyimpangan,” tegasnya.

Dia mengatakan, untuk menghindari polemik yang hangat apakah sesuai standar FIFA atau belum, sebaiknya semua pihak menunggu kedatangan FIFA. Secara prinsip kualitas JIS sudah sesuai arahan Buro Happold. Namun, jika perlu ada penambahan akses seperti masuk dari jalan tol, akses masuk yang tidak harus jalan kereta api, pagar yang bisa dibuka lebih bagus. “Silakan saja,” ungkapnya.

“Kami sebagai JakPro yang sudah memulai dan Pemprov DKI Jakarta bisa berbesar hati jika itu dilakukan, agar memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk Jakarta dan Indonesia,” jelasnya. 

Sumber:Kbanews

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close